Hari Pangan Sedunia di TK Ricci I

Selasa, 22 Oktober 2019, TK Ricci I merayakan Hari Pangan Sedunia. Kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama sekolah dan Orangtua siswa bersama seluruh siwa KB-TK Ricci I, Jakarta. Pesta HPS diawali dengan perarakan Tumpeng Buah yang dibawakan oleh empat guru dan anak-anak. Setelah itu dilanjutkan dengan sambutan singkat Manajer OPSDIK dan doa syukur dan menikmati makanan bersama.

Tema yang diangkat untuk perayaan ini disesuaikan dengan tema HPS Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) yakni “Mencintai Pangan Lokal, Ayo ! Konsumsi Pangan Sehat, Segar dan Sejahtera” sedangkan Tema Hari Pangan Sedunia yang diangkat tahun ini adalah “Our Actions Are Our Future, Healthy Diets for a Zero Hunger World”, atau Aksi Kita adalah Masa Depan Kita, Pola Makan Sehat untuk Dunia Tanpa Kelaparan.

Dalam wawancara dengan Ketua Komite, Bapak John John, beliau mengatakan bahwa kegiatan ini sangat berkesan dan menyenangkan. Ini merupakan kegiatan yang pertama kali Komite dilibatkan. Rencana awal setiap kelas diwakili oleh 2 orang anggota komite, ternyata hampir semua orangtua turut terlibat.

Melalui kegiatan ini orangtua ingin memberi contoh kepada anak-anak bagaimana membangun kebersamaan dan kerjasama. Orangtua juga memperkenalkan kepada anak-anak aneka makanan sehat yang berasal dari negeri sendiri.

Suster M. Levita FSGM, Manajer OPSDIK Ricci, dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal:

  • Mami papi merupakan guru pertama dan utama untuk membudayakan anak-anak makan makanan sehat.
  • Anak-anak perlu diajari untuk makan makanan sehat. Berkat makanan sehat anak-anak atan menjadi anak yang tumbuh sehat, menjadi cerdas, dan anak yang baik.
  • Tema HPS tahun ini adalah “Mencintai Pangan Lokal, Mengkonsumsi Pangan Sehat, Segar dan Sejahtera”, bertujuan ingin mengajak semua insan untuk mensyukuri itu semua agar menjadi berkat bagi kita semua agar menjadi sehat, segar dan selalu bahagia.

Tersaji sebanyak 7 stand makanan, yakni : stand KBK, KBB1 KBB2 TKA1 TK A2, TK B1 dan TK B2. Menurut Kepala Sekolah, Ibu Sinta mengatakan bahwa kegiatan ini sungguh-sungguh mendapat dukungan positif dari orangtua siswa, khususnya Komite Sekolah. Melalui kegiatan ini sekolah ingin memperkenalkan makanan tradisional kepada siswa, membangun kerjasama dan kebersamaan dan sekaligus menjalin relasi positif orangtua dan sekolah.

Setelah doa bersama, seluruh yang hadir, orangtua – guru dan siswa bersama-sama menikmati hidangan yang tersaji antara lain jagung rebus, kacang rebus, pisang rebus, ubi rebus, dan apem.

Oleh Robertus S